jenis burung beo

Jenis  Burung Beo dan Cara Membedakan Antara Jantan dan Betina

Burung Beo lebih dikenal dengan kemampuannya untuk meniru apa yang didengarnya. Saat manusia mengucapkan beberapa kata dalam waktu tertentu, burung beo akan mampu menirukan kata-kata hampir sama persis. Kepintaran burung beo dalam menirukan suara manusia menjadi kelebihan dibandingkan burung lain. Habitat asli burung beo berada di hutan-hutan basah di dataran tinggi dan perbukitan.

Jenis Burung Beo di Indonesia

Burung ini umumnya ditemui di negara-negara tropis di Asia, seperti Sri Lanka, India, hingga di Indonesia. Khusus di Indonesia ditemukan beberapa jenis burung beo, diantaranya :

  • Gracula Robusta ( Beo Nias)

Merupakan salah satu burung khas Pulau Sumatera. Secara morfologi burung beo ini memiliki ukuran tubuh relatif kecil. Selain itu, pada bagian kepala terdapat bulu pendek halus.

Burung beo ini memiliki cuping telinga yang menyatu dengan bagian belakang kepala dan bentuknya seperti gelambir. Mirip dengan cengger ayam yang ada di telinga dan warnanya kuning mencolok.

Hal lain yang menjadi ciri khas burung ini adalah paruh besar dan runcing berwarna oranye kekuningan. Pada bagian tubuhnya, tertutup bulu yang berwarna hitam pekat, dengan sedikit warna putih di ujung sayapnya.

Makanan yang disukai oleh burung beo Nias adalah biji-bijian dan serangga.

  • Burung Beo Jawa

Burung ini adalah hewan khas pulau Jawa dan Sumatera. Burung ini memiliki bentuk morfologi yang hampir sama dengan burung Beo Nias. Yang membedakan adalah ukuran tubuhnya yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan jenis lainnya.

Burung beo Jawa jantan dan betina sama – sama mudah untuk dilatih bicara. Apalagi jika umur burung beo tersebut masih muda atau yang biasa disebut lolohan.

  • Gracula Religiosa ( Beo Jenis Biasa )

Burung beo jenis ini berasal dari Kepulauan Andaman dan Nicobar. Banyak ditemukan di daerah Flores dengan beragam subspesies lain.

  • Gracula Enganensis ( Beo Enggano )

Burung beo Gracula Engganensis berasal dari daerah Enggano, Filipina. Makanan utamanya berupa buah, nektar dan serangga dan tergolong pemakan segalanya (omnivora).

  • Ptlogenys ( Beo Srilanka )

Burung beo ini berasal dan banyak ditemukan di daerah Sri Lanka. Burung beo jenis ini merupakan burung pemakan serangga. Dalam beberapa subspesies juga ditemukan burung beo yang memakan buah – buahan dan biji – bijian.

Baca juga : Perhatikan, Jenis Burung Ini Dilarang untuk Dipelihara di Indonesia

Perbedaan Burung Beo Jantan dan Betina

Sekilas burung beo jantan dan betina tidak terlalu memiliki perbedaan yang terlalu mencolok. Untuk membedakan antara jantan dan betina, anda dapat mengamati beberapa cara berikut ini :

  1. Cara Berdiri

Beo betina umumnya berdiri dengan posisi tegak dan beo jantan berdiri dengan posis menunduk atau membungkuk. Hal ini disebabkan karena bobot tubuh beo jantan lebih berat dibandingkan beo jantan.

  1. Postur Tubuh

Postur tubuh beo betina lebih berat dibandingkan beo jantan. Beo betina juga lebih ramping dibandingkan beo jantan.

  1. Bentuk Kepala

Kepala beo jantan lebih besar dibandingkan beo betina, dengan lengkungan sudut berbentuk siku – siku. Selain itu ukuran mata beo jantan lebih lebar daripada beo betina.

  1. Bentuk Paruh

Beo jantan memiliki paruh besar, kuat, dan pendek. Sementara itu, paruh beo betina lebih ramping dan panjang. Secara visual, anda dapat membandingkan paruh beo jantan dan betina dari depan atau samping.

  1. Jengger

Warna bulu beo  yang hitam legam di seluruh permukaan tubuhnya dan keberadaan jengger berwarna kuning yang melingkar di sekeliling kepala.

 

Melalui pengamatan secara visual dengan cermat, anda bisa mendapati perbedaan bentuk jengger pada beo betina dan jantan. Beo betina memilki jengger berwarna kuning terang yang membentuk segitiga sempurna. Sementara itu, jengger pada beo jantan biasanya memiliki warna kuning yang lebih gelap, serta memiliki bentuk segitiga yang tidak beraturan.

 

error